Rabu, 05 Juli 2023

Laporan Akhir 2

PERCOBAAN 2


1. Jurnal
[Kembali]





2. Alat dan Bahan [Kembali]

Module D'Lorenzo


Jumper


    1. Panel DL 2203C. 
    2. Panel DL 2203D. 
    3. Panel DL 2203S. 
    4. Jumper.



3. Rangkaian [Kembali]






4. Prinsip Kerja [Kembali]
    Pada rangkaian module decoder akan dihubungkan dengan seven segment. B3, B4, B5, B6 akan dihubungkan ke kaki A, B, C, D decoder. B0 akan ke pin RBO, B1 ke kaki RBI dan B2 ke kaki LT. Nilai B3-B6 akan divariasikan untuk menampilkan nilai yang akan ditampilkan pada seven segment. Agar nilai dapat ditampilkan dengan benar maka Pin RBI, RBO dan LT harus tidak aktif.

5. Video Percobaan [Kembali]




6. Analisis [Kembali]
1) Analisa fungsi pin LT, RBO, dan RBI dalam percobaan yang telah dilakukan. Jelaskan apa pengaruhnya!
Jawab:
  •  Pin LT
Pin LT (Lamp Test) berfungsi untuk menghidupkan semua lampu pada seven segment dan juga untuk mendeteksi apakah ada masalah pada lampu seven segment. Pengaruh yang dihasilkan pin ini adalah semua lampu pada seven segment akan hidup.
  • RBO
Pin RBO (Ripple Blanking Output) berfungsi untuk menahan output yang keluar. Pengaruh yang diberikan oleh pin ini yaitu nilai output terakhir pada seven segment akan ditahan dan akan tetap dalam kondisi tersebut walaupun inputan diubah-ubah nilainya hingga pin RBO dimatikan, barulah nilai output baru akan ditampilkan.
  • RBI
Pin RBI (Ripple Blanking Input) berfungsi untuk menahan nilai input. Pengaruh dari pin ini yaitu lampu pada seven segment akan mati, hal ini menandakan bahwa tidak ada input yang masuk.

2) Analisalah bagaimana pengaruh BCD ke Seven segment!
Jawab:
    BCD memiliki pengaruh ke seven segment yaitu untuk mendecoder kombinasi kode binary kedalam bentuk kombinasi kode decimal. BCD ini akan menerjemahkan inputan binary kedalam bentuk decimal yang mana akan memberikan nilai pada seven segment, apakah lampu di seven segment akan hidup atau mati dan nilai yang menentukan lampu hidup atau mati tergantung pada seven segmentnya.

3) Jika ingin menampilkan angka 4 dan 7 pada seven segment, bagian manakah yang harus berlogika HIGH? mengapa? Jelaskan pengaruh dari masing-masing inputan itu terhadap nilai 4 maupun nilai 7 yang ingin ditampilkan!
Jawab:
    Pada nilai 4, inputan yang berlogika HIGH adalah B5 dan pada nilai 7 adalah B3, B4, B5. Hal ini karena pengaruh dari decoder (BCD) ke seven segment. Jadi pada inputan B3 adalah LSB sedangkan B6 adalah MSB. Sehingga untuk menampilkan nilai 4, bentuk binary (0100) maka B5 yang harus berlogika HIGH. Sedangkan untuk 7 binary (0111) maka inputan yang harus berlogika HIGH adalah B3, B4 dan B5.

7. Download [Kembali]
Download HTML [Klik di sini]
Download video simulasi [Klik di sini]


Laporan Akhir 1

PERCOBAAN 1


1. Jurnal
[Kembali]





2. Alat dan Bahan [Kembali]

Module D'Lorenzo


Jumper


    1. Panel DL 2203C. 
    2. Panel DL 2203D. 
    3. Panel DL 2203S. 
    4. Jumper.



3. Rangkaian [Kembali]




4. Prinsip Kerja [Kembali]
    Pada rangkaian module dipakai 4 JK flip-flop, outputan dari flip-flop pertama dihubungkan kaki S ke B6, flip-flop kedua ke B5, flip-flop ketiga B4 dan flip-flop keempat B3 sedangkan kaki R akan dihubungkan ke B0. Inputan clock flip-flop berasal dari output gerbang AND dengan inputan B2 dan clock. Inputan J flip-flop pertama berasal dari Q flip-flop kedua dan begitu seterusnya hingga flip-flop keempat, tapi pada flip-flop keempat inputan berasal dari B1 dan kaki K dari B1'. Pada flip-flop pertama inputan K berasal dari Q' flip-flop keempat, pada flip-flop kedua dan ketiga Inputan K berasal dari Q' masing-masing. Dimulai dari flip-flop pertama kaki Q akan dihubungkan ke H7 sampai H4.
    Nilai yang divariasikan adalah B0 hingga B6 sehingga shift register akan berbeda jenisnya bergantung dari kondisi B0 hingga B6.

5. Video Percobaan [Kembali]




6. Analisis [Kembali]
1) Analisa output yang dihasilkan tiap-tiap kondisi! apakah hasil yang didapatkan sudah sesuai dengan teori? jelaskan!
Jawab:
 a) Kondisi 1 (B0, B2 = 0; B3-B6 = 0, B1= X)
        Pada percobaan kondisi 1, B1 berfungsi sebagai inputan dan nilai inputan module lorenzo akan ditampilkan melalui lampu H7-H4. Lalu lampu yang bernilai inputan tadi perlahan-lahan akan kembali ke kondisi awalnya. Hal ini sesuai dengan teori Serial In Serial Out, data akan msauk dan keluar secara berganti-gantian.
b) Kondisi 2 (B3-B6 = 0; B1 = X; B0 = 1; B2 = ↓
        Pada kondisi 2, B1 berfungsi sebagai inputan dan nilai inputan akan ditampilkan secara bergantian karena nilai B1 yang diatur sedemikian. Namun, ketika data terakhir dimasukkan maka B2 akan dibuat fall time (dari 1 ke 0), hal ini menyebabkan data inputan tadi tertahan nilainya. Hal ini sesuai dengan teori Serial In Paralael Out, data akan masuk secara bergantian dan keluar secara bersamaan (ditandai dengan nilai yang tertahan tadi).
c) Kondisi 3 (B3-B6 = X; B1 = 0; B0,B2 = 1)
        Pada kondisi 3, B3-B6 berfungsi sebagai inputan dan nilai akan ditampilkan secara serentak dan akan bertukar nilainya satu per satu. Hal ini sesuai dengan teori Paralel In Serial Out, data akan masuk secara bersamaan dan keluar secara bergantian.
d) Kondisi 4 (B3-B6 = X; B0 = 1; B1,B2 = 0)
        Sama seperti kondisi 3 tapi, nilai akan ditahan karena ini menandakan data masuk dan keluar secara bersamaan sesuai dengan teori Paralel In Paralel Out.
2) Analisalah pengaruh gerbang AND pada rangkaian. Jika inputan clock langsung dihubungkan ke flip-flop dan tidak menggunakan gerbang AND, kira-kira bagaimana outputnya? apakah sama? analisalah!
Jawab:
    Pada rangkaian gerbang AND memiliki pengaruh kepada Clock, gerbang AND memberi kondisi aktif dan tidak aktif pada clock, ketika B2(inputan di salah satu kaki input gerbang AND) bernilai 1 maka outputan dari gerbang AND akan menjadi clock, tapi ketika B2=0 maka outputan gerbang AND akan 0 dan clock dikatakan tidak aktif.
    Jika clock langsung dihubungkan pada flip-flop outputan tetap akan bernilai sama, tapi yang harus diperhatikan adalah output yang dikeluarkan hanya akan berjenis serial (keluar secara bergantian), karena dengan gerbang AND tadi, B2 dapat bernilai 0 dan outputan dari gerbang AND bernilai 0 yang mana menandakan data keluar secara bersamaan

7. Download [Kembali]
Download HTML [Klik di sini]
Download video simulasi [Klik di sini]
74111 Data sheet


Senin, 26 Juni 2023

Modul 4

 MODUL 4

 "Shift Register & Seven Segment"






1. Tujuan
[Kembali]
1. Merangkai dan Menguji shift register.
2.  Merangkai dan Menguji aplikasi shift register pada seven segment.

2. Alat dan Bahan [Kembali]


  1. Panel DL 2203D 
  2. Panel DL 2203C 
  3. Panel DL 2203S
  4. Jumper.

3. Dasar Teori [Kembali]

4.3 Dasar Teori
    4.3.1 Shift Register

Register geser (shift register) merupakan salah satu piranti fungsional yang banyak digunakan dalam sistem digital. Tampilan pada layar kalkulator dimana angka bergeser ke kiri setiap kali ada angka baru yang diinputkan menggambarkan karakteristik register geser tersebut. Register geser ini terbangun dari flip-flop. Register geser dapat digunakan sebagai memori sementara, dan data yang tersimpan didalamnya dapat digeser ke kiri atau ke kanan. Register geser juga dapat digunakan untuk mengubah data seri ke paralel atau data paralel ke seri. Ada empat tipe register yang dapat dirancang dengan kombinasi masukan dan keluaran dan kombinasi serial atau paralel :

1.    Serial in serial out (SISO)

Pada register SISO, jalur masuk data berjumlah satu dan jalur keluaran juga berjumlah satu. Pada jenis register ini data mengalami pergeseran, flip flop pertama menerima masukan dari input, sedangkan flip flop kedua menerima masukan dari flip flop pertama dan seterusnya.


Gambar 4.1 Serial In Serial Out

               2.    Serial in paralel out (SIPO)

Register SIPO, mempunyai satu saluran masukan saluran keluaran sejumlah flip flop yang menyusunnya. Data masuk satu per satu (secara serial) dan dikeluarkan secara serentak (secara paralel). Pengeluaran data dikendalikan oleh sebuah sinyal kontrol. Selama sinyal kontrol tidak diberikan, data akan tetap tersimpan dalam register.


Gambar 4.2 Serial In Paralel Out

3.    Paralel In Serial Out (PISO)

Register PISO, mempunyai jalur masukan sejumlah flip flop yang menyusunnya, dan hanya mempunyai satu jalur keluaran. Data masuk ke dalam register secara serentak dengan di kendalikan sinyal kontrol, sedangkan data keluar satu per satu (secara serial).

Gambar 4.3 Paralel In Serial Out


4.    Paralel In Paralel Out (PIPO)
Register PIPO, mempunyai jalur masukan dan keluaran sesuai dengan jumlah flip flop yang menyusunnya. Pada jenis ini data masuk dan keluar secara serentak.

Gambar 4.4 Paralel In Paralel Out

                4.3.2    Seven Segment

Piranti tampilan modern disusun sebagai pola 7-segmen atau dot matriks. Jenis 7segmen, sebagaimana namanya, menggunakan pola tujuh batang yang disusun membentuk angka 8 seperti ditunjukkan pada gambar 3.1. Menurut kesepakatan, huruf-huruf yang diperlihatkan dalam Gambar 3.1 ditetapkan untuk menandai segmen-segmen tersebut. Dengan menyalakan beberapa segmen yang sesuai akan dapat diperagakan digit-digit dari 0 sampai 9, juga bentuk huruf A sampai F (heksadesimal).

Sinyal input dari switches tidak dapat langsung dikirimkan ke peraga 7segmen, sehingga harus menggunakan decoder BCD ke 7-segmen sebagai antar muka. Decoder ini terdiri dari gerbang-gerbang logika yang masukannya berupa digit BCD dan keluarannya berupa saluran-saluran untuk mengemudikan tampilan 7-segmen.

Gambar 4.5 Rangkaian Seven Segment Common Katoda
Gambar 4.6 Rangkaian Seven Segment Common Anoda

4. Percobaan[kembali]

4.1        Prosedur Percobaan   

4.1.1   Percobaan 1 Serial In /Serial Out , Paralel In/Serial Out dan Paralel In/Paralel Out Shift register dengan kapasitas 4 bit.

1.   Matikan power supply modul.

2.   Buatlah rangkaian seperti pada rangkaian percobaan dibawah ini.



Gambar 4.7 Rangkaian percobaan Serial In/Serial Out, Paralel In/Serial Out, dan Paralel In/Paralel Out Shift Register dengan kapasitas 4 bit
Gambar 4.8 Rangkaian Serial In/Serial Out, Paralel In/Serial Out, dan Paralel In/Paralel Out Shift Register dengan kapasitas 4 bit


3.   Variasikan input switch sesuai dengan jurnal

4.   Berikan keterangan pada jurnal sesuai output yang didapat.

 

4.1.2   Percobaan 2 Decoder BCD Seven Segment

1.    Rangkai rangkaian seperti gambar dibawah ini.

        2.   Variasikan switch B0 sampai B6 sesuai dengan jurnal cek output yang terjadi.

Gambar 4.9 Rangkaian decoder BCD seven segment


Gambar 4.10 Rangkaian percobaan decoder BCD seven segment

 

4.1.3   Percobaan 3 Aplikasi counter decimal dari rangkaian decoding dan display sevensegment.

1.  Buatlah rangkaian seperti pada gambar berikut

2.  Set B0 dan B1 berlogika 1 dan set rotaring conter pada decimal yang di inginkan. Selanjutnya B1 berlogika 1 cek output yang terjadi.


Gambar 4.11 Rangkaian percobaan Aplikasi counter decimal dari rangkaian decoding dan display seven segment

Tugas Pendahuluan 2

Tugas Pendahuluan 2 - Modul 4 - Percobaan 2 Kondisi 12




1. Kondisi [Kembali]

           Percobaan 2 kondisi 12
   Buatlah rangkaian seperti gambar percobaan 2 dengan menggunakan IC 4511 dan seven segment common katoda.

2. Gambar [Kembali] 

            Gambar Rangkaian Sebelum Disimulasikan



            Gambar Rangkaian setelah disimulasikan 







3. Video Simulasi [Kembali] 




4. Prinsip Kerja Rangkaian [Kembali]

     Pada percobaan terdapat rangkaian untuk menampilkan shift register. Pada rangkaian terdapat 7 buah switch, 1 buah decoder binary to decimal IC4511, dan satu buah seven segment katoda sesuai dengan kondisi percobaan.

    Pada rangkaian switch 1, 2, 3, 4 berfungsi sebagai inputan dari decoder IC4511. Decoder sendiri merupakan suatu perangkat yang mana suatu kombinasi input (disini binary) akan dikeluarkan berupa kombinasi output (disini decimal). Pada IC4511 dapat memberi outputan decimal dari 0 sampai 9. Seven segment disini berperan untuk menampilkan outputan dari IC4511 yaitu berupa kombinasi decimal yang berasal dari kombinasi input binary. Seven segment yang digunakan disini yaitu seven segment katoda yang mana akan aktif jika inputannya bernilai aktif high, hal ini dikarenakan rangkaian dioda dalam seven segment.

    Pada seven segment nilai yang ditampilkan sesuai dengan dari outputan IC4511, nilai yang ditampilkan pada output dapat ditentukan dengan input dari IC4511. Pada rangkaian tersebut switch 1 berperan sebagai LSB pada IC4511 sedangkan switch 4 berperan sebagai MSB pada inputan IC4511.

5. Link Download [Kembali] 

    1. Rangkaian disini
    2. 4511 Data sheet
    3. Video disini
    4. Html disini


Entri yang Diunggulkan

Tugas Besar Sensor

[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1.Tujuan 2. Alat dan Bahan 3. Dasar Teori 4. Percobaan 5 .Download   Sistem Pengaman...